Overblog Follow this blog
Edit post Administration Create my blog
October 6 2009 3 06 /10 /October /2009 05:52

Korupsi dinegeri kita tercinta ini berkembang dengan pesat. Korupsi meluas, ada dimana-mana dan terjadi secara sistematis, terkoordinasi dengan jaringan yang luas dan solid.  Seringkali korupsi dilakukan dengan modus operandi yang canggih dan memanfaatkan teknologi canggih pula. Seseorang yang mengetahui dugaan korupsi, jarang yang mau bersaksi, dan kalaupun berani serta bersaksi ada saja penegak hukum yang tidak melakukan tindakan hukum sebagaimana mestinya. Itulah sebabnya dalam kehidupan sehari-hari, korupsi dianggap biasa dan dimaklumi oleh umum. Masyarakat yang terbiasa dengan budaya korupsi, sangat sulit membedakan antara tindakan pidana korupsi dan bukan. Saking umumnya dan banyaknya pelaku korupsi, tindakan korupsi di segala lapisan dan kesempatan dianggap bukan korupsi. Sebaliknya yang berusaha menjauhi perbuatan korupsi justru disingkirkan, diasingkan, bahkan dimusuhi, dibenci, difitnah dan dianggap pahlawan kesiangan.

Korupsi di segala bidang menjadi hantu bagi eksistensi suatu bangunan negara. Antara lain di bidang pendidikan,  korupsi menampakkan diri  dalam bentuk pemalsuan ijazah yang kian marak di negeri ini, terutama pada tingkatan pendidikan Sarjana (S1) dan Pasca Sarjana (S2). Sangat  banyak ditawarkan di mass media, utk memperoleh ijazah S1 hanya cukup membayar Rp.6 juta s/d Rp. 8 juta, dengan masa kuliah hanya  6 bulan - 1 th (rekayasa  agar terkesan kuliah, yang sebenarnya adalah membeli ijazah asli tapi palsu, bukan menjalani pendidikan). Padahal masa perkuliahan S1 paling cepat adalah 4 tahun. Lantas apa yang diperoleh oleh pemakai ijazah tersebut, yang notabene adalah ijazah palsu,  walaupun di keluarkan oleh Perguruan Tinggi  yang terdaftar di Diknas, kecuali kebohongan terhadap publik dan atau instansi pemerintah di mana pemakai ijazah tersebut bekerja. Sudah dapat dipastikan, jika pemakai ijazah palsu tersebut memegang posisi penting dalam jajaran birokrasi, kebijakan ataupun hasil kerjanya pasti kontra produktif (anti kerakyatan dan pro korupsi).

Demikian pula yang terjadi di bidang-bidang yang lain, hanya saja dalam modus operandi dan penampakan yang berbeda tetapi hakikatnya  sama yaitu  korupsi.

Sangat mengenaskan nasib anak bangsa ini yang sangat merindukan dan mendambakan kehidupan sejahtera, murah papan, murah sandang, murah dan mudah mengakses pendidikan dan murah murah yang lainnya. Harapan dan dambaan tersebut hanya tinggal angan-angan karena telah dipupus oleh perbuatan keji dan biadab para koruptor yang ada disemua lini struktur pemerintahan/instansi pemerintah, bahkan telah merambah pula di jalur legislatif dan yudikatif.

Sadarlah para koruptor dan bertaubatlah. 

Share this post

Repost 0
Published by Harsudi - in ARTIKEL
write a comment

comments

Corporate Logo Design 11/05/2009 08:45


This is a nice addition to my collection of 100 best articles. I like the spirit. Will also share it with my friends and business associates. By Matt, Corporate Logo Design Critic and Article
Collector, Miami, FL.
best logos designs


Harsudi 11/21/2009 16:25


Thank yoy for your appreciate. I will write more and more about fact of social, government, political, culture, education and various thing related corruption in Indonesia.


Logo design consultant 11/05/2009 08:38


Hi, this is really impressive. I am going to share it on my social network. Keep up the good work. By Sam, Logo design consultant in the US.
Small Business Logo Design


Harsudi 11/21/2009 16:30


Thank yoy for your appreciate. I will write more and more about fact of social, government, political, culture, education and various thing related corruption in Indonesia.


custom logo design company 11/05/2009 08:35


Hey, there I am impressed the way you have gathered and articulated such information, it was a nice read and I will definitely be sharing this with others. Emma Jones, Team Lead LDC, a custom logo
design company.


Corporate Logo Design


Harsudi 11/21/2009 16:30


Thank yoy for your appreciate. I will write more and more about fact of social, government, political, culture, education and various thing related corruption in Indonesia.


Jono 10/12/2009 11:09


Saya setuju sekali dengan posting masalah korupsi di Indonesia. Lanjutkan terus dalam rangka pencerahan dan proses pendidikan anti korupsi bagi masyarakat.


Harsudi 11/21/2009 16:31


Thank yoy for your appreciate. I will write more and more about fact of social, government, political, culture, education and various thing related corruption in Indonesia.


Overview

  • : CAKRAWALA JAGAD RAYA- SOLIDARITAS ANTI KORUPSI
  • CAKRAWALA JAGAD RAYA- SOLIDARITAS ANTI KORUPSI
  • : BLOG SOLIDARITAS ANTI KORUPSI - Ungkapan dan pandangan tentang berbagai permasalahan sosial, ekonomi, kemasyarakatan, lingkungan hidup, praktek penyelenggaraan negara sebagai akibat dari tindak pidana korupsi serta fenomena-fenomena terkait.
  • Contact

Profile

  • Harsudi CH
  • Anak bangsa yang miris melihat kondisi sosial ekonomi di negeri tercinta Indonesia. Tidak bisa berbuat banyak kecuali mengajak sesama anak bangsa untuk mulai sadar dan peduli melawan  korupsi yang semakin menggurita di Bumi Ibu Pertiwi ini.
  • Anak bangsa yang miris melihat kondisi sosial ekonomi di negeri tercinta Indonesia. Tidak bisa berbuat banyak kecuali mengajak sesama anak bangsa untuk mulai sadar dan peduli melawan korupsi yang semakin menggurita di Bumi Ibu Pertiwi ini.

KORUPSI ADALAH NAFAS KEHIDUPAN MAYORITAS PENYELENGGARA NEGARA

addesign-copy-1http://blog-indonesia.com/image/badge_3dyellow.gif

ANNOUNCEMENT

Archives

TRANSLATE

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
by : BTF
HILANG HARAPAN ANAK INDONESIA AKIBAT KORUPSI

.

Clipping - Politik / Korupsi

Categories

SHOLAT TIMES