Overblog Follow this blog
Edit post Administration Create my blog
October 13 2009 3 13 /10 /October /2009 00:41
Tujuan pemberian Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di satuan pendidikan (sekolah) antara lain adalah efektifitas dan efisien pengelolaan anggaran dalam rangka optimasi penyelenggaraan pendidikan di tingkat satuan pendidikan (sekolah).

Tetapi pada pelaksanaannya, tidak seperti diharapkan. Yang sudah terjadi, dampak negatif dari pelaksanaan anggaran BOS ternyata lebih mendominasi daripada asas manfaatnya. Dampak negatif yang bisa diidentifikasi antara lain adalah lunturnya idealisme profesi guru akibat tugas tambahannya sebagai pengelola anggaran BOS. Seandainya idealisme tetap konsisten, tetapi paling tidak konsentrasi dan profesionalisme sang guru mengalami degradasi yang lambat laun  menjelma menjadi demoralisasi karena terseret dalam arus gelombang korupsi yang menenggelamkan idealisme dengan segala atributnya.

Mengapa hal bisa terjadi, karena tugas guru cukup berat yaitu menyampaikan ilmu dengan segala kemuliaan dan  keutamaannya kepada anak didik sebagai pewaris bangsa ini. Tidak perlu ditambah lagi dengan tugas sebagai pengelola anggaran BOS, karena seharusnya kebutuhan segala sekolah langsung diwujudkan dalam bentuk barang/jasa.  Namun dengan adanya kebijakan BOS,  sang guru bersentuhan dengan anggaran termasuk pula godaan -godaan yang menyertainya. Dalam kondisi pendapatan yang minim dengaan beban berat sebagai pendidik dan pengajar, sementara pengelolaan anggaran BOS menjadi kewenangan mereka, maka yang terjadi adalah pengerahan daya pikir sang guru untuk merekayasa  belanja anggaran  BOS demi kepentingan pribadi dan kelompok. Pada tahap inilah korupsi terjadi.

Akibat yang harus  ditanggung baik oleh negara, anak didik, orangtua anak didik/murid dan guru itu sendiri adalah pemborosan anggaran negara, negara dirugikan, penurunan kualitas pelayanan dan standard  pendidikan, serta rusaknya citra dan profesionalisme guru.

Sebab dari itu semua, adalah kesalahan kebijakan pemerintah dalam pengelolaan anggaran pendidikan melalui Bantuan Operasional Sekolah. Kesalahan itu timbul karena hilangnya kepekaan nurani pemimpin bangasa ini sehingga tidak menyadari betapa penting dan beratnya tugas mulia seorang guru. Seharusnya pemerintah dan negara menjaga idealisme guru dengan mensejahterakan mereka, bukan dengan menjerumuskan dalam perilaku korup yang sudah menggurita di kalangan birokrat dan mitra kerjanya melalui tambahan kewenangan mengelola anggaran BOS. Karena dimana ada uang/anggaran disitu setan bercokol dengan segala tipu dayanya. Apalagi tanpa dibarengi keimanan dan  mekanisme pengawasan yang jelas/ sistematik.

Tidak semua guru melakukan hal demikian. Tetapi paling tidak citra guru secara keseluruhan menjadi ternoda  dan berpotensi menular pada guru yang masih idealis dan profesional, karena perbuatan tidak terpuji (korupsi) lebih mudah ditiru daripada sikap dan perbuatan terpuji (idealisme, kejujuran dan profesionalisme).

Sadarlah para pemimpin bangsa, bijaklah dalam mengambil keputusan. Karena yang menanggung pelaksanaan kebijakan yang tidak tepat adalah anak-anak bangsa,  yang kita harapkan menjadi pewaris penerus kelangsungan Indonesia Raya tercinta.







Share this post

Repost 0
Published by Harsudi - in ARTIKEL
write a comment

comments

Overview

  • : CAKRAWALA JAGAD RAYA- SOLIDARITAS ANTI KORUPSI
  • CAKRAWALA JAGAD RAYA- SOLIDARITAS ANTI KORUPSI
  • : BLOG SOLIDARITAS ANTI KORUPSI - Ungkapan dan pandangan tentang berbagai permasalahan sosial, ekonomi, kemasyarakatan, lingkungan hidup, praktek penyelenggaraan negara sebagai akibat dari tindak pidana korupsi serta fenomena-fenomena terkait.
  • Contact

Profile

  • Harsudi CH
  • Anak bangsa yang miris melihat kondisi sosial ekonomi di negeri tercinta Indonesia. Tidak bisa berbuat banyak kecuali mengajak sesama anak bangsa untuk mulai sadar dan peduli melawan  korupsi yang semakin menggurita di Bumi Ibu Pertiwi ini.
  • Anak bangsa yang miris melihat kondisi sosial ekonomi di negeri tercinta Indonesia. Tidak bisa berbuat banyak kecuali mengajak sesama anak bangsa untuk mulai sadar dan peduli melawan korupsi yang semakin menggurita di Bumi Ibu Pertiwi ini.

KORUPSI ADALAH NAFAS KEHIDUPAN MAYORITAS PENYELENGGARA NEGARA

addesign-copy-1http://blog-indonesia.com/image/badge_3dyellow.gif

ANNOUNCEMENT

Archives

TRANSLATE

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
by : BTF
HILANG HARAPAN ANAK INDONESIA AKIBAT KORUPSI

.

Clipping - Politik / Korupsi

Categories

SHOLAT TIMES