Overblog Follow this blog
Edit page Administration Create my blog
/ / /
Jumat, 12/02/2010 10:21 WIB

Irwan Nugroho - detikNews

Jakarta - Komite Aksi Solidaritas untuk Munir (KASUM) mendesak Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk mengganti jaksa yang menangani kasus kematian Munir dengan terdakwa Muchdi Purwopranjono, Cirus Sinaga Cs. Hal itu menyusul keluarnya kesimpulan Majelis Eksaminasi Publik atas perkara Muchdi.

"Berkaitan dengan temuan dan penilaian Tim Majelis Eksaminasi Komnas HAM dan Tim Majelis Eksaminasi KASUM yang salah satunya menilai bahwa JPU tidak profesional, maka kami berharap ada pergantian tim JPU untuk meneruskan langkah hukum penuntasan pembunuhan Munir," kata Sekretaris Eksekutif KASUM M Choirul Anam kepada detikcom, Jumat (12/2/2010).

Dalam kesempatan ini, Choirul juga menuntut penjelasan dua hal kepada Kejagung. Pertama, mengenai salinan putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) yang diajukan Cirus atas perkara Muchdi. Kejagung melalui Kapuspenkum Didiek Darmanto selalu menyatakan belum menerima salinan putusan tersebut.

Padahal, lanjut Anam, MA telah mengirimkan salinan putusan kasasi itu ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang kemudian diteruskan ke Kejaksaan Negeri di wilayah yang sama. KASUM pun kini telah memegang salinan putusan bernomor 423K/Pid/2009 itu sejak 18 November 2009.

"Pada saat demonstrasi tanggal 8 Desember 2009, tim KASUM juga telah menyerahkan salinan putusan tersebut kepada Kejagung (diterima oleh staf)," tandas Choirul.

Kedua, imbuh Choirul, Kejagung berulangkali menjanjikan akan mengajukan Peninjauan Kembali (PK) perkara mantan Deputi V Badan Intelijen Negara (BIN) itu. Namun, hingga sekarang, janji itu tinggallah janji.

"Oleh karenanya, kami meminta kejelasan dari Jaksa Agung kapan akan mengajukan PK dan meminta PK juga berdasarkan novum," ujar Choirul.

Muchdi, yang mantan Danjen Koppasus, dibebaskan oleh hakim pengadilan pertama hingga majelis kasasi. Dari hasil eksaminasi Komnas HAM, kasasi jaksa sangat lemah, karena tidak menjelaskan putusan itu tidak bebas murni. Polisi juga diminta untuk melakukan penyelidikan ulang terhadap Muchdi.

(irw/iy)

Share this blog

Repost 0
Published by

Overview

  • : CAKRAWALA JAGAD RAYA- SOLIDARITAS ANTI KORUPSI
  • CAKRAWALA JAGAD RAYA- SOLIDARITAS ANTI KORUPSI
  • : BLOG SOLIDARITAS ANTI KORUPSI - Ungkapan dan pandangan tentang berbagai permasalahan sosial, ekonomi, kemasyarakatan, lingkungan hidup, praktek penyelenggaraan negara sebagai akibat dari tindak pidana korupsi serta fenomena-fenomena terkait.
  • Contact

Profile

  • Harsudi CH
  • Anak bangsa yang miris melihat kondisi sosial ekonomi di negeri tercinta Indonesia. Tidak bisa berbuat banyak kecuali mengajak sesama anak bangsa untuk mulai sadar dan peduli melawan  korupsi yang semakin menggurita di Bumi Ibu Pertiwi ini.
  • Anak bangsa yang miris melihat kondisi sosial ekonomi di negeri tercinta Indonesia. Tidak bisa berbuat banyak kecuali mengajak sesama anak bangsa untuk mulai sadar dan peduli melawan korupsi yang semakin menggurita di Bumi Ibu Pertiwi ini.

KORUPSI ADALAH NAFAS KEHIDUPAN MAYORITAS PENYELENGGARA NEGARA

addesign-copy-1http://blog-indonesia.com/image/badge_3dyellow.gif

ANNOUNCEMENT

Archives

TRANSLATE

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
by : BTF
HILANG HARAPAN ANAK INDONESIA AKIBAT KORUPSI

.

Clipping - Politik / Korupsi

Categories

SHOLAT TIMES