Overblog Follow this blog
Edit page Administration Create my blog
/ / /
03 Mei 2010 | 00:41 | Hukum
 
Tim Primair Online

Jakarta – Seorang pejabat di lingkungan Mabes Polri diduga menerima aliran dana melalui rekeningnya yang besarnya mencapai Rp95 miliar. Aliran uang itu terpecah masuk ke dalam rekening pejabat berinisial BG dan anak BG pada kurun 2005-2008.

Sebuah dokumen yang didapat primaironline.com sejak pekan lalu di Jakarta, menyebutkan terdapat total dana yang masuk ke BG Rp47 miliar dan ke HW (anak dari BG) Rp48 Miliar.

Berikut kronologi dan perinciannya berdasarkan tanggal transaksi.

1. Bahwa pada tanggal 1 Agustus 2005 terdapat setoran tunai kepada HW anak BG melaui rekening BCA 5520225XXX senilai Rp25 miliar.

2. Bahwa pada tanggal 2 Agustus 2005 terdapat Setoran Tunai sebesar Rp14 miliar dan Rp15 miliar ke BG melalui Bank Central Asia (BCA) nomor rekening 55202255XXX.

3. Terdapat aliran dana dari BG (BCA No. 55202255XXX) kepada RH (BCA No. 7350125XXX) total Rp8 miliar, yang terbagi dalam 4 kali pengiriman, yaitu ;

a) Tanggal 15 Desember 2005 senilai Rp2 miliar

b) Tanggal 9 Desember 2006 senilai Rp2 miliar

c) Tanggal 10 Desember 2006 senilai Rp2 miliar

d) Tanggal 11 Desember 2006 senilai Rp2 miliar

4. Bahwa pada tanggal 23 Maret 2006 terdapat setoran tunai kepada BG ke no rekening BCA 5520249XXX sebesar Rp 3.108.572.155.

5. Bahwa pada tanggal 29 agustus 2006 terdapat transfer dari AL (Rek. BCA) senilai Rp600 juta kepada BG melalui rekening BCA Nomor 5520249XXX.

6. Pada tanggal 30 Agustus 2006 terdapat aliran dana kepada HW melalui rekening BCA 5520225XXX total Rp7,5 miliar yang bersumber dari RH (BCA No. 7350125XXX) sebesar Rp6 miliar

7. Pada tanggal 17 November 2006 terdapat aliran dana kepada HW (BCA. Nomor 55225XXX) dari PT. MLP (BCA) sebesar Rp1,5 miliar kepada HW.

8. Pada tanggal 6 Februari 2007 terdapat aliran dana dari IT rek. Bank Mandiri (Ajudan BG) kepada BG (BCA Nomor 5520249XXX) sebesar Rp2,25 miliar.

9. Pada tanggal 19 April 2007 terdapat aliran dana dari HW rek. Bank Lippo kepada BG(BCA Rek. 55202255XXX) sebesar Rp 7.117.400.000.

10. Pada tanggal 8 Oktober 2007 terdapat aliran dana dari Ya Rek. BCA kepada BG (BCA Nomor 5520249XXX) sebesar Rp5 miliar.

11.  Pada tanggal 10 Oktober 2007 terdapat transfer dari rekening BCA BG nomor 5520249XXX ke rekening BCA BG nomor 55202255XXX sebesar Rp5 miliar.

12.  Pada tanggal 5 Desember 2007 terdapat aliran dana dari Y Rek. BCA kepada HW (BCA Nomor 5520225XXX) sebesar Rp 5.049.500.000.

13.  PT. SJI (Rek. BNI dan BCA) melakukan transfer dana kepada HW (BCA Nomor 5520225XXX).

a.   Pada tanggal 5 Desember 2007 sebesar Rp 7.843.983.275

b.   Pada tanggal 13 Desember 2007 sebesar Rp 1.175.620.000

14. Pada tanggal 17 Januari 2008 terdapat aliran dana dari S (Rek. BCA) kepada HW BCA Nomor 5520225XXX sebesar Rp7,5 miliar.

15. HW (BCA Nomor 5520225XXX melakukan transfer sebanyak 4 kali kepada IT (ajudan BG).

a.  Pada tanggal 2 Januari 2008 sebesar Rp1 miliar

b.  Pada tanggal 24 Januari 2008 sebesar Rp2 miliar

c.  Pada tanggal 22 Mei 2008 sebesar Rp2 miliar

d.  Pada tanggal 6 Juli 2008 sebesar Rp2 miliar 2008 sebesar Rp2 miliar.

Sampai berita ini diturunkan, primaironline.com masih mencoba menghubungi pihak Mabes Polri.

(aka/new)

 

Sumber : PrimairOnline.com

Share this blog

Repost 0
Published by

Overview

  • : CAKRAWALA JAGAD RAYA- SOLIDARITAS ANTI KORUPSI
  • CAKRAWALA JAGAD RAYA- SOLIDARITAS ANTI KORUPSI
  • : BLOG SOLIDARITAS ANTI KORUPSI - Ungkapan dan pandangan tentang berbagai permasalahan sosial, ekonomi, kemasyarakatan, lingkungan hidup, praktek penyelenggaraan negara sebagai akibat dari tindak pidana korupsi serta fenomena-fenomena terkait.
  • Contact

Profile

  • Harsudi CH
  • Anak bangsa yang miris melihat kondisi sosial ekonomi di negeri tercinta Indonesia. Tidak bisa berbuat banyak kecuali mengajak sesama anak bangsa untuk mulai sadar dan peduli melawan  korupsi yang semakin menggurita di Bumi Ibu Pertiwi ini.
  • Anak bangsa yang miris melihat kondisi sosial ekonomi di negeri tercinta Indonesia. Tidak bisa berbuat banyak kecuali mengajak sesama anak bangsa untuk mulai sadar dan peduli melawan korupsi yang semakin menggurita di Bumi Ibu Pertiwi ini.

KORUPSI ADALAH NAFAS KEHIDUPAN MAYORITAS PENYELENGGARA NEGARA

addesign-copy-1http://blog-indonesia.com/image/badge_3dyellow.gif

ANNOUNCEMENT

Archives

TRANSLATE

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
by : BTF
HILANG HARAPAN ANAK INDONESIA AKIBAT KORUPSI

.

Clipping - Politik / Korupsi

Categories

SHOLAT TIMES