Darsiti, Butuh Bantuan Obati Tumor Mata

BANYUMAS - Kondisi Darsiti (30), warga Desa Pageraji, Cilongok, Banyumas, Jawa Tengah, sungguh memprihatinkan. Dia menderita tumor mata selama 13 tahun.


Setiap harinya, Darsiti menghabiskan waktu untuk membuat kotak dari kayu untuk wadah gula merah. Bersama suaminya, Darsiti mencoba mencari penghasilan dengan cara seperti ini agar bisa mengobati matanya.


Namun, selama 13 tahun itu pula, dia belum pernah mengobati matanya ke rumah sakit ataupun dokter. Hal ini dikarenakan penghasilan dari membuat kotak kayu yang dilakukan di samping rumahnya ini, hanya cukup untuk makan bersama ketiga anaknya.


Istri dari Carsan (35) ini sudah pasrah dengan derita pada mata sebelah kirinya. Kondisi matanya yang terus membesar membuat mata kirinya sudah tidak bisa berfungsi lagi.


"Saya hanya sesekali berobat ke dukun atau pengobatan alternatif karena kalau ke dokter tidak ada biaya. Untuk makan saja sangat pas-pasan," ujar Darsiti pasrah, Selasa (13/4/2010).


Sebenarnya, Darsiti ingin sekali berobat. Namun dia dan suaminya yang hanya berpenghasilan antara Rp10 ribu - Rp15 ribu per hari ini, sudah tidak mempunyai biaya lebih untuk memeriksakan matanya.


Padahal, mata Darsiti kadang terasa sakit jika terkena langsung sinar matahari. Kini, Darsiti hanya berharap adanya uluran tangan dari dermawan. Dia mengaku sangat ingin agar mata kirinya kembali normal.