Overblog Follow this blog
Edit post Administration Create my blog
June 9 2011 5 09 /06 /June /2011 00:31
Mantan Kepala Bappenas ini dinilai Jaksa tidak mengakui perbuatannya menerima cek.

Rabu, 8 Juni 2011, 21:26 WIB,       

VIVAnews -  Politisi senior Partai Golkar Paskah Suzetta dituntut 2,5 tahun penjara terkait kasus dugaan suap pemilihan Deputi Gubernur Senior tahun 2004 yang dimenangkan Miranda S Goeltom.

Tuntutan Paskah lebih berat dibandingkan empat terdakwa lainnya yakni, Antony Zeidra Abidin, Ahmad Hafiz Zawawi, Boby Suhardiman, dan Marthin Bria Seran yang dituntut 2 tahun penjara.

Pasalnya, mantan Kepala Bappenas ini dinilai Jaksa Penuntut Umum tidak mengakui perbuatannya telah menerima uang suap dalam bentuk cek pelawat.

 

"Terdakwa III (Paskah Suzetta) tidak mengaku perbuatannya," ujar Jaksa Anang Supriyatna, saat membacakan tuntutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu 8 Juni 2011.

Selain hukuman penjara, penuntut umum juga meminta majelis hakim untuk menjatuhkan pidana denda sebesar Rp50 juta subsider 3 bulan penjara terhadap kelima anggota komisi IX periode 1999-2004.

Jaksa menilai, kelima terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana Pasal 11 Undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang nomor 20 tahun 2001 junto pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHPidana sebagaimana yang termaktub dalam dakwaan kedua.

"Para terdakwa diduga mengetahui atau patut menduga bahwa pemberian travel cek BII tersebut berkaitan kewenangannya selaku anggota Komisi IX DPR RI dalam rangka pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia," papar jaksa.

Diketahui masing-masing terdakwa menerima uang berupa TC yakni, Paskah Suzetta 12 TC BII senilai Rp600 juta, Ahmad Hafiz Zawawi menerima 12 lembar TC BII senilai Rp600 juta, Marthin Bria Seran menerima lima lembar TC BII senilai Rp250 juta, Bobby Satrio Hardiwibowo Suhardiman menerima 10 lembar TC BII senilai Rp500 juta, Anthony Zeidra Abidin menerima 10 lembar TC BII senilai Rp500 juta

Usai pembacaan tuntutan kelima terdakwa sepakat akan mengajukan nota pembelaan diri atau pledoi. Majelis hakim yang diketuai Suwedya memutuskan sidang akan ditunda Senin 13 Juni 2011 pukul 19.00 WIB. (eh)

• VIVAnews

Share this post

Repost 0
Published by Admin - in BERITA KORUPSI
write a comment

comments

Overview

  • : CAKRAWALA JAGAD RAYA- SOLIDARITAS ANTI KORUPSI
  • CAKRAWALA JAGAD RAYA- SOLIDARITAS ANTI KORUPSI
  • : BLOG SOLIDARITAS ANTI KORUPSI - Ungkapan dan pandangan tentang berbagai permasalahan sosial, ekonomi, kemasyarakatan, lingkungan hidup, praktek penyelenggaraan negara sebagai akibat dari tindak pidana korupsi serta fenomena-fenomena terkait.
  • Contact

Profile

  • Harsudi CH
  • Anak bangsa yang miris melihat kondisi sosial ekonomi di negeri tercinta Indonesia. Tidak bisa berbuat banyak kecuali mengajak sesama anak bangsa untuk mulai sadar dan peduli melawan  korupsi yang semakin menggurita di Bumi Ibu Pertiwi ini.
  • Anak bangsa yang miris melihat kondisi sosial ekonomi di negeri tercinta Indonesia. Tidak bisa berbuat banyak kecuali mengajak sesama anak bangsa untuk mulai sadar dan peduli melawan korupsi yang semakin menggurita di Bumi Ibu Pertiwi ini.

KORUPSI ADALAH NAFAS KEHIDUPAN MAYORITAS PENYELENGGARA NEGARA

addesign-copy-1http://blog-indonesia.com/image/badge_3dyellow.gif

ANNOUNCEMENT

Archives

TRANSLATE

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
by : BTF
HILANG HARAPAN ANAK INDONESIA AKIBAT KORUPSI

.

Clipping - Politik / Korupsi

Categories

SHOLAT TIMES