Overblog Follow this blog
Edit post Administration Create my blog
December 29 2013 1 29 /12 /December /2013 23:05

Sun, 29/12/2013 - 21:16 WIB

RIMANEWS- Belakangan ini beredar informasi, 9 anggota DPRD Banten menerima mobil mewah dari Wawan untuk memuluskan sejumlah proyek yang akan digarap Dinasti Ratu Atut itu. Satu di antaranya tidak lagi menjabat karena telah diganti karena Pergantian Antar Waktu (PAW). Bahkan beberapa kalangan menduga Ratu Tatu tidak bersih dan patut diperiksa KPK karena ia bagian dari dinasti  Atut yang korup. Korupsi Dinasti Banten adalah berjamaah, menyeret banyak aktor politik lokal. ''KPK didesak menelisik dan meneliti terlibat tidaknya Tatu dalam korupsi Banten,'' kata sumber di ICW.

 

Terungkapnya dugaan suap penanganan Pilkada Lebak, Banten dan korupsi alat kesehatan di Puskesmas Tangerang Selatan, perlahan-lahan mulai menguak skandal korupsi di Banten.

 

Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah telah ditetapkan tersangka dan ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyusul adiknya, Tubagus Chaery Wardhana alias Wawan yang telah ditetapkan tersangka dan ditahan juga.


Mereka yakni Eddy Yus Amirsyah (Partai Demokrat) mendapatkan Jeep Rubicon, Moris, serta Mercy seri E dan seri R. Aeng Haerudin (Partai Demokrat) mendapatkan Mercy E300 dan Toyota Alphard, Media Warman (Partai Demokrat) mendapatkan Honda CR-V dan Mercy C200. Sonny Indra Djaya (Partai Demokrat) Honda CR-V. Thoni Fathoni Mukson (PKB) Land Cruiser Prado dan Toyota Alphard. Agus Puji Raharjo (PKS) Mercy C200 hitam. Suparman (Golkar) Toyota Alphard. Hartono (Golkar) Honda CR-V. dan Jayeng Rana (dulu PDIP, sekarang NasDem) Mercy E300 dan Jaguar merah.

 

Penerimaan mobil mewah ke sejumlah anggota dewan ini dicurigai salah satu hal yang melemahkan pimpinan dewan dalam mengambil sikap terkait nasib Ratu Atut di Banten. Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, Rapim DPRD Banten yang dinilai cacat hukum dan kemudian diralat oleh Eli Mulyadi pada tanggal 27 Desember di Gedung DPRD. Eli mengatakan bahwa itu adalah rapat harian pimpinan.

 

Melemahnya sikap pimpinan dewan ini pun diamini Agus R Wisas, Ketua Komisi I DPRD Banten.

"Sikap pimpinan DPRD yang belum mengambil langkah apapun karena ada indikasi menerima mobil mewah dari keluarga atut," tuturnya di Kota Serang kepada Liputan6.com, Minggu (29/12/2013).

 

Agus pun menyebutkan nama salah satu unsur pimpinan dewan yang menerima adalah Aeng Haerudin.

"Ada di pimpinan DPRD yang menerima, karena dia yang memegang palu keputusan (Aeng Haerudin)," kata Agus.

Agus menjelaskan pimpinan dewan dulu sering datang ke kantor menggunakan mobil mercy berplat nomor B 4 FIS. Tetapi sekarang sudah tidak kelihatan sang pimpinan dewan menggunakan mobil tersebut, ada indikasi bahwa mobil tersebut sudah dijual oleh pemiliknya untuk menghilangkan jejak.

 

Anggota dewan yang dituding menerima gratifikasi mobil, Suparman menolak tuduhan tersebut. Ia menegaskan dirinya dan anggota dewan lainnya tidak pernah menerima gratifikasi mobil seperti yang dituduhkan.

"Tidak ada yang menerima gratifikasi mobil, dan jika ada,silahkan berikan data nya," kata Suparman dengan nada tinggi usai rapat pimpinan di gedung DPRD Banten beberapa waktu lalu.

Jawaban senada juga dikatakan Aeng Haerudin.

 

"Kalau, misalkan itu terjadi atau ada, ya saya yakin nanti juga akan terungkap,. Kita sebagai warga negara yang taat hukum siap diperiksa. Kita tidak punya kewenangan untuk memeriksa nama yang dicurigai menerima gratifikasi mobil," tutur Aeng. (RM/Dt)

Share this post

Repost 0
Published by Harsudi CH - in BERITA KORUPSI
write a comment

comments

Overview

  • : CAKRAWALA JAGAD RAYA- SOLIDARITAS ANTI KORUPSI
  • CAKRAWALA JAGAD RAYA- SOLIDARITAS ANTI KORUPSI
  • : BLOG SOLIDARITAS ANTI KORUPSI - Ungkapan dan pandangan tentang berbagai permasalahan sosial, ekonomi, kemasyarakatan, lingkungan hidup, praktek penyelenggaraan negara sebagai akibat dari tindak pidana korupsi serta fenomena-fenomena terkait.
  • Contact

Profile

  • Harsudi CH
  • Anak bangsa yang miris melihat kondisi sosial ekonomi di negeri tercinta Indonesia. Tidak bisa berbuat banyak kecuali mengajak sesama anak bangsa untuk mulai sadar dan peduli melawan  korupsi yang semakin menggurita di Bumi Ibu Pertiwi ini.
  • Anak bangsa yang miris melihat kondisi sosial ekonomi di negeri tercinta Indonesia. Tidak bisa berbuat banyak kecuali mengajak sesama anak bangsa untuk mulai sadar dan peduli melawan korupsi yang semakin menggurita di Bumi Ibu Pertiwi ini.

KORUPSI ADALAH NAFAS KEHIDUPAN MAYORITAS PENYELENGGARA NEGARA

addesign-copy-1http://blog-indonesia.com/image/badge_3dyellow.gif

ANNOUNCEMENT

Archives

TRANSLATE

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
by : BTF
HILANG HARAPAN ANAK INDONESIA AKIBAT KORUPSI

.

Clipping - Politik / Korupsi

Categories

SHOLAT TIMES