Overblog Follow this blog
Edit post Administration Create my blog
October 10 2012 4 10 /10 /October /2012 02:12

 

Selasa, 9 Oktober 2012 21:20 WIB

Jakarta (ANTARA News) - Kadiv Humas Mabes Polri Brigjen Suhardi Alius menyatakan proses penyidikan kepada penyidik KPK Kompol Novel Baswedan terkait kasus penganiyayaan berat di Bengkulu akan terus berlanjut, namun akan menunggu waktu dan mekanisme yang tepat sesuai dengan instruksi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

"Ya kan hukum harus berlanjut, jika terbukti akan ke pengadilan, jika tidak akan di SP3," kata Brigjen Suhardi Alius kepada pers di Jakarta, Selasa.

Suhardi belum merinci penentuan waktu dan mekanismenya, tapi ia menegaskan akan disesuaikan dengan koordinasi Polri dan KPK. Penentuan waktu dan mekanisme itu juga akan mementingkan upaya Polri dan KPK dalam penanganan kasus korupsi, lanjutnya

"Pokoknya kita lihat perkembangannya, yang penting tidak mengganggu jalannya penegakan korupsi," katanya.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Hubungan Masyarakat (Humas) Mabes Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan upaya-upaya pemeriksaan akan terus berlanjut seperti uji balistik dan rekonstruksi.

Dia juga belum bisa memastikan waktu yang tepat untuk penyidikan selanjutnya.

"Kita lihat saja," katanya.

Sebelumnya, Dirkrimum Polda Bengkulu Kombes Pol Dedy Irianto menyatakan bahwa kasus yang menimpa Novel adalah kasus pidana.

Novel dituduh melakukan penembakan yang menyebabkan kematian pada pelaku pencurian sarang burung walet pada 2004 di Bengkulu saat masih menjabat sebagai Kasatreskrim Polres Bengkulu.

"Setelah dibawa ke kantor, mereka terus diinterogasi. Tapi kemudian, yang bersangkutan dibawa ke pantai Panjang Ujung. Keenamnya ditembak dan satu tewas," kata Dedy.

Namun menurut KPK, Novel tidak bersalah dalam kasus itu karena tidak berada di tempat kejadian saat penembakan terjadi. Ia mengambil tanggung jawab atas tindakan yang dilakukan oleh anak buahnya.

Untuk menengahi perselisihan itu, Presiden SBY pada Senin (8/10) memberikan beberapa solusi, salah satunya, dia menyatakan upaya penangkapan Novel pada

Jumat (5/8) malam oleh petugas kepolisian tidak tepat terkait waktu dan mekanisme penanganannya.

"Insiden (di KPK) terjadi tanggal 5 Oktober dan terus terang sangat saya sesalkan," katanya

Selanjutnya, Presiden menekankan upaya koordinasi dan sinergi agar perselisihan antara kedua institusi hukum ini tidak terjadi lagi.
(I029/R021)

Editor: Ruslan Burhani

 

Share this post

Repost 0
Published by Admin - in BERITA KORUPSI
write a comment

comments

Overview

  • : CAKRAWALA JAGAD RAYA- SOLIDARITAS ANTI KORUPSI
  • CAKRAWALA JAGAD RAYA- SOLIDARITAS ANTI KORUPSI
  • : BLOG SOLIDARITAS ANTI KORUPSI - Ungkapan dan pandangan tentang berbagai permasalahan sosial, ekonomi, kemasyarakatan, lingkungan hidup, praktek penyelenggaraan negara sebagai akibat dari tindak pidana korupsi serta fenomena-fenomena terkait.
  • Contact

Profile

  • Harsudi CH
  • Anak bangsa yang miris melihat kondisi sosial ekonomi di negeri tercinta Indonesia. Tidak bisa berbuat banyak kecuali mengajak sesama anak bangsa untuk mulai sadar dan peduli melawan  korupsi yang semakin menggurita di Bumi Ibu Pertiwi ini.
  • Anak bangsa yang miris melihat kondisi sosial ekonomi di negeri tercinta Indonesia. Tidak bisa berbuat banyak kecuali mengajak sesama anak bangsa untuk mulai sadar dan peduli melawan korupsi yang semakin menggurita di Bumi Ibu Pertiwi ini.

KORUPSI ADALAH NAFAS KEHIDUPAN MAYORITAS PENYELENGGARA NEGARA

addesign-copy-1http://blog-indonesia.com/image/badge_3dyellow.gif

ANNOUNCEMENT

Archives

TRANSLATE

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
by : BTF
HILANG HARAPAN ANAK INDONESIA AKIBAT KORUPSI

.

Clipping - Politik / Korupsi

Categories

SHOLAT TIMES