Overblog Follow this blog
Edit post Administration Create my blog
October 18 2012 5 18 /10 /October /2012 23:19

SUMEDANG, (PRLM).- Oknum PNS berinisial DD, staf di Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) PU (Pekerjaan Umum) Kec. Pamulihan, diduga memalsukan surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB) rumah toko (ruko) di Jln. Raya Tanjungsari, Dusun Lanjung RT 02/RW 02. Desa/Kecamatan Tanjungsari.

 

Ruko tersebut milik H. Didin Sutardi yang akan digunakan untuk kantor BNI Syariah.

 

Kasus tersebut, awalnya ditangani Satpol PP Kab. Sumedang karena pendirian ruko diduga melanggar Peraturan Daerah (Perda) No. 2/2000 tentang Bangunan dan Perda No.4/2000 tentang Retribusi IMB.

 

Setelah diselidiki lebih jauh, ternyata IMB-nya diduga palsu, termasuk tanda tangan pejabat yang berwenangnya pun diduga dipalsukan oleh oknum tersebut. Karena disinyalir terjadi tindak pidana pemalsuan, sehingga Satpol PP melimpahkan kasus tersebut kepada Polres Sumedang untuk diselidiki lebih lanjut.

 

“Kita sudah melimpahkan kasus pemalsuan IMB ini ke Polres Sumedang, tanggal 15 September lalu. Bahkan kita sudah mendapatkan surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (PPHP) dari polres tanggal 30 September. Dalam surat PPHP, disebutkan hasil penyelidikan sudah ditemukan bukti permulaan yang cukup, telah terjadi pemalsuan surat. Selanjutnya, penyidik polres akan melakukan penyidikan sesuai hasil penilaian penyidik,” kata Kasi Penyidikan, Satpol PP Kab. Sumedang, Yudhi Prasetyo ketika ditemui di ruang kerjanya, Kamis (18/10).

 

Menurut dia, terungkapnya kasus pemalsuan IMB itu, bermula dari laporan anggota Satpol PP bahwa ruko milik H. Didin Sutardi akan digunakan BNI Syariah. Namun, dugaan sementara BNI Syariah belum memiliki izin usaha. Berbekal kecurigaan itu, lalu Satpol PP mengecek surat IMB-nya. “Setelah dilihat, ternyata IMB ruko tersebut ada beberapa kejanggalan,” kata Yudhi.

 

Kejanggalan pertama, kata dia, dalam kap surat IMB tertanggal 20 September 2011, tertulis Dinas Bangunan. Padahal, yang berwenang mengeluarkan IMB tahun 2011, seharusnya Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan (BPMPP) Kab. Sumedang. Kejanggalan kedua, pejabat yang menadatangani IMB, Ir. H. Tonny Djunaedi. Padahal, pejabat tersebut sudah meninggal dunia tahun 2009 lalu.

 

“Jadi, kop surat dan tanda tangan itu diduga kuat palsu. Kita sempat memanggil pemilik ruko, H. Didin. Yang bersangkutan mengaku yang membuat IMB itu, DD staf di UPTD PU Kec. Tanjungsari. Tapi sekarang, DD pindah ke UPTD PU Kec. Pamulihan. Menurut informasi, DD sudah MPP (masuk persiapan pensiun) Agustus lalu,” kata Yudhi mengungkapkan.

 

Ia mengatakan, karena kasus itu diduga kuat terjadi tindak pidana pemalsuan IMB, sehingga kasusnya dilimpahkan ke Polres Sumedang untuk dtindaklanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku. “Yang jadi korban pemalsuan IMB ini, selain H. Didin selaku pemilik ruko, juga pemda sendiri,” katanya.

 

Ketika dikonfirmasi melalui telefon, Kasat Reskrim Polres Sumedang, Ajun Komisaris Suparma membenarkan polres sudah menerima limpahan kasus pemalsuan IMB dari Satpol PP Kab. Sumedang. Saat ini, kasusnya masih proses penyidikan dengan melakukan pemeriksaan para saksi serta mengumpulkan barang bukti. “Dugaan pelakunya memang oknum PNS. Namun, untuk membuktikan dugaan tersebut, kita masih memeriksa para saksi dan mengumpulkan barang bukti,” ujar Suparma. (A-67/A-26).***

Share this post

Repost 0
Published by Admin - in BERITA KORUPSI
write a comment

comments

Overview

  • : CAKRAWALA JAGAD RAYA- SOLIDARITAS ANTI KORUPSI
  • CAKRAWALA JAGAD RAYA- SOLIDARITAS ANTI KORUPSI
  • : BLOG SOLIDARITAS ANTI KORUPSI - Ungkapan dan pandangan tentang berbagai permasalahan sosial, ekonomi, kemasyarakatan, lingkungan hidup, praktek penyelenggaraan negara sebagai akibat dari tindak pidana korupsi serta fenomena-fenomena terkait.
  • Contact

Profile

  • Harsudi CH
  • Anak bangsa yang miris melihat kondisi sosial ekonomi di negeri tercinta Indonesia. Tidak bisa berbuat banyak kecuali mengajak sesama anak bangsa untuk mulai sadar dan peduli melawan  korupsi yang semakin menggurita di Bumi Ibu Pertiwi ini.
  • Anak bangsa yang miris melihat kondisi sosial ekonomi di negeri tercinta Indonesia. Tidak bisa berbuat banyak kecuali mengajak sesama anak bangsa untuk mulai sadar dan peduli melawan korupsi yang semakin menggurita di Bumi Ibu Pertiwi ini.

KORUPSI ADALAH NAFAS KEHIDUPAN MAYORITAS PENYELENGGARA NEGARA

addesign-copy-1http://blog-indonesia.com/image/badge_3dyellow.gif

ANNOUNCEMENT

Archives

TRANSLATE

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
by : BTF
HILANG HARAPAN ANAK INDONESIA AKIBAT KORUPSI

.

Clipping - Politik / Korupsi

Categories

SHOLAT TIMES