Overblog Follow this blog
Edit post Administration Create my blog
June 14 2011 3 14 /06 /June /2011 23:36


Selasa, 14/06/2011 18:46 WIB

Andi Saputra - detikNews

Jakarta - Komisi Yudisial (KY) membentuk tim panel untuk memeriksa majelis hakim yang diketuai Syarifuddin yang memvonis bebas Gubernur non aktif Bengkulu Agusrin M Najamuddin. Tim panel tersebut diketuai Imam Anshori Saleh dibantu Taufiqurrahman Sahuri dan Jaja Ahmad Jayus.


"Kami sudah mulai menelaah bebasnya kasus Agusrin, setelah kami juga melakukan pemantauan. KY telah membentuk tim untuk menindaklanjuti kasus bebasnya Agusrin ini," kata Juru Bicara KY Asep Rahmat Fajar kepada wartawan usai menerima laporan dari Aliansi Masyarakat Berantas Korupsi di kantornya, Jalan Kramat Raya, Jakarta, Selasa, (14/6/2011).

Menanggapi laporan ini, Imam Anshori Saleh mengatakan bahwa pihaknya akan meneliti terlebih dulu laporan tersebut. Namun demikian tindak lanjut pengaduan ini tak lebih dari 96 hari kerja atau mungkin bisa lebih cepat dari waktu itu.

"Kami kepingin teliti betul, kemungkinan tidak bisa cepat, akan 'cross check' dengan saksi-saksi lain, bila perlu Chaeruddin akan kita panggil," ungkap Imam.

Dalam pertemuan tersebut, Aliansi Masyarakat Berantas Korupsi mendesak KY untuk segera mengumumkan hasil pemeriksaan dugaan pelanggaran kode etik dan perilaku majelis hakim perkara Agusrin M Najamuddin yang diketuai Syarifuddin. Aliansi Masyarakat Berantas Korupsi ini terdiri dari perwakilan Perhimpunan Bantuan Hukum Indonesia (PBHI) Jakarta, Perkumpulan Kantor Bantuan Hukum Bengkulu (PKBHB), dan Somasi Unas.

"Kami minta KY memeriksa majelis hakim kasus Agusrin, khususnya hakim Syarifuddin Umar yang bertindak sebagai hakim ketua (Agusrin)," terang Ketua PBHI Jakarta Hendrik Sirait.

Seperti diketahui, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan ketua majelis hakim Syarifuddin telah memutus bebas Gubernur Bengkulu nonaktif, Agusrin M Najamuddin, dalam kasus dugaan korupsi kas daerah Pemprov Bengkulu senilai Rp 20,16 miliar.

Dalam kasus ini, Agusrin didakwa oleh JPU secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi seperti diatur dalam pasal 2 ayat 1 junto pasal 18 UU Pemberantasan Korupsi, junto pasal 55 ayat 1 ke satu KUHP (dakwaan primer).

Selain itu juga didakwa subsidair yaitu pasal 3 junto pasal 18 UU nomer 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU nomer 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Dalam uraaan JPU, perbuatan yang dilakukan Agusrin yaitu dia menyetujui pembukaan rekening lain selain rekening resmi Pemprov Bengkulu yaitu rekening dengan nomer 0000115-01-001421-30-3 di Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk menampung uang bagi hasil PBB dan BPHTB Bengkulu Tahun 2006, sehingga JPU menuntut Agusrin dihukum penjara 4,5 tahun. Namun majelis hakim menyatakan pembukaan rekening tersebut atas inisiatif Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Kadispenda) Chaeruddin dan tanpa persetujuan Agusrin. Majelis juga mengungkapkan bahwa tanda tangan Agusrin dipalsukan dan tidak menerima sepeser uang atau cek dari Chaeruddin.

(asp/ndr)

Share this post

Repost 0
Published by Admin - in BERITA KORUPSI
write a comment

comments

Overview

  • : CAKRAWALA JAGAD RAYA- SOLIDARITAS ANTI KORUPSI
  • CAKRAWALA JAGAD RAYA- SOLIDARITAS ANTI KORUPSI
  • : BLOG SOLIDARITAS ANTI KORUPSI - Ungkapan dan pandangan tentang berbagai permasalahan sosial, ekonomi, kemasyarakatan, lingkungan hidup, praktek penyelenggaraan negara sebagai akibat dari tindak pidana korupsi serta fenomena-fenomena terkait.
  • Contact

Profile

  • Harsudi CH
  • Anak bangsa yang miris melihat kondisi sosial ekonomi di negeri tercinta Indonesia. Tidak bisa berbuat banyak kecuali mengajak sesama anak bangsa untuk mulai sadar dan peduli melawan  korupsi yang semakin menggurita di Bumi Ibu Pertiwi ini.
  • Anak bangsa yang miris melihat kondisi sosial ekonomi di negeri tercinta Indonesia. Tidak bisa berbuat banyak kecuali mengajak sesama anak bangsa untuk mulai sadar dan peduli melawan korupsi yang semakin menggurita di Bumi Ibu Pertiwi ini.

KORUPSI ADALAH NAFAS KEHIDUPAN MAYORITAS PENYELENGGARA NEGARA

addesign-copy-1http://blog-indonesia.com/image/badge_3dyellow.gif

ANNOUNCEMENT

Archives

TRANSLATE

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
by : BTF
HILANG HARAPAN ANAK INDONESIA AKIBAT KORUPSI

.

Clipping - Politik / Korupsi

Categories

SHOLAT TIMES