Overblog Follow this blog
Edit post Administration Create my blog
October 24 2011 2 24 /10 /October /2011 21:16

Mon, Oct 24, 2011 at 19:07 | Jakarta, matanews.com


 

Busyro Muqoddas (joko luwarso/matanews.com)SELAMA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bekerja, lembaga ini telah menyelamatkan uang negara mencapai Rp155,3 triliun, suatu jumlah yang mampu memberikan sekolah gratis kepada 64 juta anak hingga lulus Sekolah Dasar (SD).


“Karena itu, pembubaran KPK adalah gagasan yang konyol,” kata Ketua KPK Busyro Muqoddas yang memberi pidatonya berjudul “Peran Perguruan Tinggi dalam Pemberantasan Korupsi di Indonesia” pada Pelantikan Pengurus Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) di Jakarta, Senin 24 Oktober 2011.


Menurut Busyro, kualitas tindak pidana korupsi saat ini semakin sistematis dan merasuki seluruh aspek kehidupan masyarakat dan makin membawa bencana bagi kehidupan perekonomian nasional, karena itu pembubaran KPK berarti makin memperburuk kondisi ini.


Sebesar Rp155,3 triliun yang diselamatkan KPK tersebut, urainya, antara lain berasal dari pembenahan aset sektor migas untuk 86.480 aset 2004-2011 sebesar Rp148,5 triliun, pengembalian aset negara 2009-2011 sebesar Rp2,86 triliun, pencegahan insentif kredit investasi sebesar Rp2,69 triliun, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari penanganan korupsi Rp896,7 miliar.


Indeks Persepsi Korupsi dari Transparency International (TI), bebernya, telah menunjukkan kenaikan peringkat dari peringkat 126 pada 2008 dengan skor 2,6, naik menjadi peringkat 111 pada 2009 dengan skor 2,8, lalu naik lagi peringkatnya menjadi ke-110 pada 2010 dengan skor 2,8.


Di depan para rektor Perguruan Tinggi Swasta itu, ia berharap segenap aktivitas perguruan tinggi seharusnya memberi ruang bagi berkembangnya agenda pemberantasan korupsi dan menjadi pembawa agenda dalam narasi besar pemberantasan korupsi yang selama ini diperankan LSM.


“Perguruan tinggi juga harus mampu berperan mereformasi hukum antikorupsi yang komprehensif, terutama memperbarui aturan-aturan hukum yang tidak membantu pemberantasan korupsi dan mengawal ketat agenda pemberantasan korupsi,” ucapnya.


Sementara itu, Ketua Umum Aptisi Prof Dr Edy Suandi Hamid menegaskan, Aptisi mendukung upaya pemberantasan korupsi dan mendukung keberadaan lembaga KPK serta menolak gagasan pembubaran KPK. “Aptisi tidak boleh bersikap tak acuh ketika terjadi perampokan uang negara. Kaum intelektual tidak boleh hanya menjadi penonton dan harus berkontribusi memberi perbaikan bagi negara ini,” katanya, menegaskan.(ant/hms)

Share this post

Repost 0
Published by Admin - in BERITA KORUPSI
write a comment

comments

Overview

  • : CAKRAWALA JAGAD RAYA- SOLIDARITAS ANTI KORUPSI
  • CAKRAWALA JAGAD RAYA- SOLIDARITAS ANTI KORUPSI
  • : BLOG SOLIDARITAS ANTI KORUPSI - Ungkapan dan pandangan tentang berbagai permasalahan sosial, ekonomi, kemasyarakatan, lingkungan hidup, praktek penyelenggaraan negara sebagai akibat dari tindak pidana korupsi serta fenomena-fenomena terkait.
  • Contact

Profile

  • Harsudi CH
  • Anak bangsa yang miris melihat kondisi sosial ekonomi di negeri tercinta Indonesia. Tidak bisa berbuat banyak kecuali mengajak sesama anak bangsa untuk mulai sadar dan peduli melawan  korupsi yang semakin menggurita di Bumi Ibu Pertiwi ini.
  • Anak bangsa yang miris melihat kondisi sosial ekonomi di negeri tercinta Indonesia. Tidak bisa berbuat banyak kecuali mengajak sesama anak bangsa untuk mulai sadar dan peduli melawan korupsi yang semakin menggurita di Bumi Ibu Pertiwi ini.

KORUPSI ADALAH NAFAS KEHIDUPAN MAYORITAS PENYELENGGARA NEGARA

addesign-copy-1http://blog-indonesia.com/image/badge_3dyellow.gif

ANNOUNCEMENT

Archives

TRANSLATE

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
by : BTF
HILANG HARAPAN ANAK INDONESIA AKIBAT KORUPSI

.

Clipping - Politik / Korupsi

Categories

SHOLAT TIMES