Overblog Follow this blog
Edit post Administration Create my blog
December 15 2010 4 15 /12 /December /2010 23:28

http://stat.kompasiana.com/files/2010/08/images18.jpegPraktik kejahatan tindak pidana korupsi di negeri ini,  semakin masif, terkonsolidasi dan sistematis, seiring dengan makin gencarnya perlawanan gerakan anti korupsi, menimbulkan tanda tanya besar  apa yang salah dalam pemberantasan korupsi di negeri ini, sehingga tidak memberikan efek jera bagi para koruptor.

 

Semuanya sudah terpapar serba jelas, kebejatan para penegak hukum di institusi kepolisian, kejaksaan dan  pengadilan/peradilan. Demikian pula halnya, di jajaran birokrasi, dan legislatif, dalam melakukan tindak pidana korupsi (kejahatan luarbiasa).

 

Itu semua, hanya dapat terjadi karena kepemimpinan negeri ini,  telah mengkhianati prinsip-prinsip dan nilai-nilai demokrasi dalam penyelenggaraan negara. Secara sadar dan penuh arogansi,  serta tanpa merasa berdosa,  telah mengadopsi nilai-nilai amoral pragmatisme yang dianut para koruptor, dalam menjalankan pengelolaan pemerintahan dan bernegara.

 

Dalam sistem politik dan kepemerintahan yang ditegakkan atas dasar nilai-nilai kleptokrasi seperti di atas, korupsi  menemukan tempat tumbuh kembang yang kondusif, dan semakin radikal.

 

Dalam belantara kegelapan tata kelola pemerintahan dengan semangat pemerasan, dan penipuan terhadap rakyat (kleptokrasi), maka pemberantasan korupsi, bagaikan fatamorgana, hanyalah  sebatas wacana,  juga sekedar pencitraan  (topeng)  sosok pemimpin anti korupsi.

 

Sangat miris melihat nasib bangsa ini, yang sudah terjerumus dalam jurang kehancuran, dan terancam disintegrasi bangsa, akibat pengkhianatan para pemimpin penyelenggaraan negara, yang berpedoman pada nilai-nilai kleptokrasi, demi memperkaya diri sendiri, dan melanggengkan kekuasaan politik, di atas bangkai, bahkan  mayat hidup rakyat negeri ini.

 

Dalam kepemimpinan kleptokratis, kesejahteraan rakyat tidak akan terwujud. Hak rakyat terabaikan. Ketenangan dan kedamaian yang sudah tercipta karena keteladanan dan kearifan kepemimpinan lokal,  yang amanah dan merakyat, akan selalu diusik. Disisi lain,  penjarah harta rakyat dirangkul dan dijadikan mitra berkuasa.


Share this post

Repost 0
Published by Harsudi CH - in ARTIKEL
write a comment

comments

Overview

  • : CAKRAWALA JAGAD RAYA- SOLIDARITAS ANTI KORUPSI
  • CAKRAWALA JAGAD RAYA- SOLIDARITAS ANTI KORUPSI
  • : BLOG SOLIDARITAS ANTI KORUPSI - Ungkapan dan pandangan tentang berbagai permasalahan sosial, ekonomi, kemasyarakatan, lingkungan hidup, praktek penyelenggaraan negara sebagai akibat dari tindak pidana korupsi serta fenomena-fenomena terkait.
  • Contact

Profile

  • Harsudi CH
  • Anak bangsa yang miris melihat kondisi sosial ekonomi di negeri tercinta Indonesia. Tidak bisa berbuat banyak kecuali mengajak sesama anak bangsa untuk mulai sadar dan peduli melawan  korupsi yang semakin menggurita di Bumi Ibu Pertiwi ini.
  • Anak bangsa yang miris melihat kondisi sosial ekonomi di negeri tercinta Indonesia. Tidak bisa berbuat banyak kecuali mengajak sesama anak bangsa untuk mulai sadar dan peduli melawan korupsi yang semakin menggurita di Bumi Ibu Pertiwi ini.

KORUPSI ADALAH NAFAS KEHIDUPAN MAYORITAS PENYELENGGARA NEGARA

addesign-copy-1http://blog-indonesia.com/image/badge_3dyellow.gif

ANNOUNCEMENT

Archives

TRANSLATE

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
by : BTF
HILANG HARAPAN ANAK INDONESIA AKIBAT KORUPSI

.

Clipping - Politik / Korupsi

Categories

SHOLAT TIMES