Overblog Follow this blog
Edit post Administration Create my blog
June 8 2011 4 08 /06 /June /2011 00:34

 

 

Selasa, 07/06/2011 23:45 WIB
 
Fajar Pratama - detikNews


"Dengan dasar apa dan alasan hukum apa tidak pernah memproses seluruh penerima dana biopsi, apalagi antara lain dari instansi anda," ujar Hotma dalam pembacaan eksepsi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Selasa (7/6/2011).

Eksepsi yang diajukan Hotma dilampiri dengan surat permohonan pemeriksaan kepada mantan Jaksa Agung Muda Pidana Tata Usaha Negara serta jaksa pengacara negara yang menangani kasus PT. Pura Barutama dan oknum jaksa yang menangani perkara di Pengadilan Tata Usaha Negera maupun di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara periode 2003-2007.

Lampiran permohonan yang diajukan pada 7 Februari 2011 tersebut menyebut mantan Jamdatun pada periode 2005-2007 menerima dua lukisan senilai Rp 21,5 juta dan tiga batang emas senilai Rp 75 juta, pada Jaksa Pengacara Negara kasus PT Pura Barutama tahun 2003-2004 ada biaya konsultan untuk entertain Rp 285 juta. Serta pengurusan kasus di PTUN dan PT.UN sebesar 245,5 juta.

Pada persidangan hari ini, Suparman didakwa dengan pasal melawan hukum (pasal 2 ayat 1 junto pasal 18) atau pasal penyalahgunaan wewenang demi memperkaya diri sendiri (pasal 3 junto pasal 18) dalam Undang-Undang Pemberantasan Korupsi .

Surat dakwaan menyebutkan bahwa uang Peruri yang diselewengkan disimpan di rekening pribadi Islamet selaku Direktur Keuangan. Terdakwa Suparman sendiri kebagian jatah senilai Rp 296,5 juta yang disimpan dalam rekening pribadinya di Bank Bukopin. Menurut jaksa Surma, uang haram itu diterima Suparman secara bertahap dalam rentang waktu 2003 hingga 2007.

(fjr/mok)

Share this post

Repost 0
Published by Harsudi CH - in BERITA KORUPSI
write a comment

comments

Overview

  • : CAKRAWALA JAGAD RAYA- SOLIDARITAS ANTI KORUPSI
  • CAKRAWALA JAGAD RAYA- SOLIDARITAS ANTI KORUPSI
  • : BLOG SOLIDARITAS ANTI KORUPSI - Ungkapan dan pandangan tentang berbagai permasalahan sosial, ekonomi, kemasyarakatan, lingkungan hidup, praktek penyelenggaraan negara sebagai akibat dari tindak pidana korupsi serta fenomena-fenomena terkait.
  • Contact

Profile

  • Harsudi CH
  • Anak bangsa yang miris melihat kondisi sosial ekonomi di negeri tercinta Indonesia. Tidak bisa berbuat banyak kecuali mengajak sesama anak bangsa untuk mulai sadar dan peduli melawan  korupsi yang semakin menggurita di Bumi Ibu Pertiwi ini.
  • Anak bangsa yang miris melihat kondisi sosial ekonomi di negeri tercinta Indonesia. Tidak bisa berbuat banyak kecuali mengajak sesama anak bangsa untuk mulai sadar dan peduli melawan korupsi yang semakin menggurita di Bumi Ibu Pertiwi ini.

KORUPSI ADALAH NAFAS KEHIDUPAN MAYORITAS PENYELENGGARA NEGARA

addesign-copy-1http://blog-indonesia.com/image/badge_3dyellow.gif

ANNOUNCEMENT

Archives

TRANSLATE

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
by : BTF
HILANG HARAPAN ANAK INDONESIA AKIBAT KORUPSI

.

Clipping - Politik / Korupsi

Categories

SHOLAT TIMES