Overblog Follow this blog
Edit post Administration Create my blog
June 24 2010 5 24 /06 /June /2010 23:13

http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ltekH99V8lYeyM:http://media.vivanews.com/thumbs2/2008/10/10/55390_uang_rupiah_300_225.JPGKasus dugaan praktek suap terkait opini hasil  audit / pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Kota Bekasi, yang melibatkan pejabat  Pemerintah Kota Bekasi dan Pejabat/Auditor BPK Jawa Barat , sungguh-sungguh merupakan fakta yang tidak terbantahkan betapa sistemiknya praktek korupsi di semua fungsi dan tataran kenegaraan maupun pemerintahan di Indonesia.

 

Terlebih lagi, kasus suap tersebut terkait dengan tugas BPK melakukan pemeriksaan atas pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara, dalam rangka memberikan opini atas kewajaran informasi keuangan yang disajikan dalam Laporan Keuangan Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat.

 

Jika BPK sebagai Lembaga Tinggi Negara, dan berfungsi sebagai Auditor Negara sudah terkontaminasi oleh praktek Mafia Korupsi, dan rela menggadaikan independensinya dalam menjalankan tugas pemeriksaan keuangan negara,  dengan  memanipulasi opini hasil audit, seperti yang dilakukan oleh Auditor BPK atas Laporan Keuangan Pemerintah Kota Bekasi, dan sangat terbuka kemungkinan terjadi juga pada Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah yang lain, BUMN, BUMD, BHMN dan  BLU, maka sangatlah wajar korupsi menjadi semakin marak, dan sering menemui kegagalan dalam pengungkapannya. Karena dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap suatu Laporan Keuangan, membawa konsekuensi, bahwa  suatu instansi sebagai pihak yang diperiksa / Auditee,  dinyatakan  telah mengelola keuangan negara  (APBN/APBD) yang menjadi tanggung jawabnya, dengan baik dan tanpa ada pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dengan demikian, akan tertutuplah praktek-praktek korupsi yang terjadi.

 

Dengan kata lain,  pernyataan pendapat/opini Wajar Tanpa Pengecualian telah diselewengkan menjadi instrumen  untuk melindungi kebusukan tindak pidana korupsi, sekaligus juga menjadi lahan korupsi baik bagi oknum auditor BPK maupun instansi pengelola/pengguna anggaran sebagai pihak yang diperiksa/auditee.

 

Itu semua  terjadi, karena pengawasan internal di Instansi Pemerintah yang bersangkutan,  turut serta dalam merekayasa/memanipulasi Opini Hasil Audit/Pemeriksaan oleh BPK atas Laporan Keuangan Instansi terkait.

 

Implikasi lainnya, adalah gagalnya percepatan pemberantasan korupsi  dan reformasi birokrasi  di tanah air tercinta Indonesia.

 

Negeri ini, telah menjadi sorga bagi para koruptor dan neraka bagi gerakan pemberantasan korupsi, karena kepemimpinan  yang rapuh, opportunis dan telah menjadi bagian bahkan pemeran utama dalam penghancuran kehidupan berbangsa, bernegara, serta mencabik-cabik masa depan anak-anak bangsa sendiri.

 

Negeri ini, menantikan pemimpin yang amanah, untuk membebaskan kehidupan rakyat dari penderitaan, akibat tangan-tangan kotor  koruptor, yang notabene adalah para penguasa, pengusaha, pemimpin dan penegak hukum yang telah kehilangan jati diri dan harkat kemanusiaannya.

 

Saatnya, Rakyat Indonesia merubah nasib melalui gerakan revolusi sosial, tidak ada pilihan lain.

Share this post

Repost 0
Published by Harsudi CH - in ARTIKEL
write a comment

comments

Overview

  • : CAKRAWALA JAGAD RAYA- SOLIDARITAS ANTI KORUPSI
  • CAKRAWALA JAGAD RAYA- SOLIDARITAS ANTI KORUPSI
  • : BLOG SOLIDARITAS ANTI KORUPSI - Ungkapan dan pandangan tentang berbagai permasalahan sosial, ekonomi, kemasyarakatan, lingkungan hidup, praktek penyelenggaraan negara sebagai akibat dari tindak pidana korupsi serta fenomena-fenomena terkait.
  • Contact

Profile

  • Harsudi CH
  • Anak bangsa yang miris melihat kondisi sosial ekonomi di negeri tercinta Indonesia. Tidak bisa berbuat banyak kecuali mengajak sesama anak bangsa untuk mulai sadar dan peduli melawan  korupsi yang semakin menggurita di Bumi Ibu Pertiwi ini.
  • Anak bangsa yang miris melihat kondisi sosial ekonomi di negeri tercinta Indonesia. Tidak bisa berbuat banyak kecuali mengajak sesama anak bangsa untuk mulai sadar dan peduli melawan korupsi yang semakin menggurita di Bumi Ibu Pertiwi ini.

KORUPSI ADALAH NAFAS KEHIDUPAN MAYORITAS PENYELENGGARA NEGARA

addesign-copy-1http://blog-indonesia.com/image/badge_3dyellow.gif

ANNOUNCEMENT

Archives

TRANSLATE

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
by : BTF
HILANG HARAPAN ANAK INDONESIA AKIBAT KORUPSI

.

Clipping - Politik / Korupsi

Categories

SHOLAT TIMES