Overblog Follow this blog
Edit post Administration Create my blog
November 8 2010 2 08 /11 /November /2010 23:29

Senin, 08/11/2010 22:23 WIB

Aprizal Rahmatullah - detikNews

 

Jakarta - Politik gerakan pemberantasan korupsi Indonesia dinilai masih jauh dari harapan. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dianggap gagal mengkomandoi upaya pemberantasan korupsi.

Hal itu akan menjadi isu pokok yang akan dibawa delegasi Indonesia dalam acara International Anti Corruption Conference (IACC).

"Kita dihadapkan pada situasi politik yang tidak mendukung tampilnya komisi independen sebagai penegekan hukum. Ini bisa dilihat pada IPK skor kita stagnan 2,8. Faktor politik merupakan faktor dominan dari faktor gagalnya pemberatasan korupsi. Bukan hanya presiden tapi juga parlemen," kata Ilham Saenong, Manager Anti Corruption Information Centre Tranparency International Indonesia (TII) dalam acara press briefing di kantornya, Jl   Senayan Bawah, Jaksel, Senin (8/11/2010).

Konferensi akbar soal anti korupsi kali ini akan dilaksanakan di Bangkok, Thailand pada 9-13 November. Pertemuan ini akan diikuti aktivis, peneliti, pengambil kebijakan, hingga sektor swasta dari berbagai penjuru dunia.

Dalam forum itu, Indonesia mengirimkan perwakilan beberapa LSM seperti TII dan ICW yang akan menyampaikan isu krusial soal agenda pemberantasan korupsi di Indonesia.

"Agenda strategis dan penting yang seharusnya dapat berjalan jika ada kemauan politik Presiden diantaranya reformasi penegak hukum," jelas Ilham.

Sementara, Deputi Koordinator Badan Pekerja ICW Adnan Topan Husodo menyebut beberapa kegagalan SBY memimpin agenda pemberantasan korupsi. Salah satunua reformasi penegak hukum.

"Kegagalan presiden dalam pemberantasan korupsi, padahal ada kesempatan emas. Dua isu krusial, reformasi penegakan hukum misalnya, rekening gendut, kasus Gayus, jaksa Urip. Itu yang kita sebut golden moment yang gagal dimanfaatkan," kata Adnan.

Adnan melihat SBY setengah-setengah dalam upaya pemberantasan korupsi. Banyak kebijakan yang malah membangun kosmetika politik semata.

"Ini lebih pada upaya membangun citra positif. Lebih pada pembentukan citra dari pada pembentukan institusi penegakan hukum," tukasnya.

(ape/irw)
 

Share this post

Repost 0
Published by Admin - in BERITA KORUPSI
write a comment

comments

Overview

  • : CAKRAWALA JAGAD RAYA- SOLIDARITAS ANTI KORUPSI
  • CAKRAWALA JAGAD RAYA- SOLIDARITAS ANTI KORUPSI
  • : BLOG SOLIDARITAS ANTI KORUPSI - Ungkapan dan pandangan tentang berbagai permasalahan sosial, ekonomi, kemasyarakatan, lingkungan hidup, praktek penyelenggaraan negara sebagai akibat dari tindak pidana korupsi serta fenomena-fenomena terkait.
  • Contact

Profile

  • Harsudi CH
  • Anak bangsa yang miris melihat kondisi sosial ekonomi di negeri tercinta Indonesia. Tidak bisa berbuat banyak kecuali mengajak sesama anak bangsa untuk mulai sadar dan peduli melawan  korupsi yang semakin menggurita di Bumi Ibu Pertiwi ini.
  • Anak bangsa yang miris melihat kondisi sosial ekonomi di negeri tercinta Indonesia. Tidak bisa berbuat banyak kecuali mengajak sesama anak bangsa untuk mulai sadar dan peduli melawan korupsi yang semakin menggurita di Bumi Ibu Pertiwi ini.

KORUPSI ADALAH NAFAS KEHIDUPAN MAYORITAS PENYELENGGARA NEGARA

addesign-copy-1http://blog-indonesia.com/image/badge_3dyellow.gif

ANNOUNCEMENT

Archives

TRANSLATE

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
by : BTF
HILANG HARAPAN ANAK INDONESIA AKIBAT KORUPSI

.

Clipping - Politik / Korupsi

Categories

SHOLAT TIMES