Overblog Follow this blog
Edit post Administration Create my blog
March 16 2011 4 16 /03 /March /2011 15:34

 

the-age.jpg

Pemberitaan terkait Penyalahgunaan Kekuasaan dan Wewenang oleh SBY,  pada   dua koran Australia,  The Sydney Morning Herald dan The Age, yang bersumber dari dokumen Wikileaks, telah menyita perhatian publik dan tentunya pihak Istana. Pro dan kontra  silih berganti, atas pemberitaan tersebut, ramai menghiasi berbagai media massa, baik di Indonesia, maupun di luar negeri.

Sangatlah tidak produktif, dan membuang energi,  memperpanjang perdebatan mengenai pemberitaan tersebut. Baik di pihak SBY maupun komponen masyarakat lainnya. Mengapa demikian ? Karena semua pemberitaan tersebut, bukanlah  hal yang baru, ditengah penderitaaan rakyat dengan dinamika politik yang makin tidak sehat dan salah arah. Hanya saja,  menjadi terekspos karena diberitakan oleh dua koran Australia, yang notabene adalah media massa besar dan sering menjadi acuan berita oleh berbagai kalangan baik domestik, maupun manca negara. Sekaligus, menyegarkan kembali ingatan mengenai kabar tersebut,  yang sebenarnya sudah lama beredar di tengah-tengah masyarakat.

 

Benar atau tidaknya pemberitaan tersebut, biarlah rakyat, dengan berbagai penderitaannya yang menilai, karena rakyat Indonesia sudah cerdas dan tidak gampang untuk dicekoki oleh berbagai bantahan demi pembenaran secara sepihak dengan landasan kepentingan politik, yang terus terang hanya mementingkan kelompok dan individu tertentu.

 

Perjalanan pemberantasan korupsi yang penuh dengan pelemahan, rekayasa dan berbagai kriminalisasi yang ditujukan kepada para aparat dan pimpinan institusi pemberantasan korupsi (KPK), para whistle blower, juga  kelompok aktivis anti korupsi, telah cukup jelas dan tuntas menjawab semuanya.

 

Keberpihakan dalam berbagai bentuk perlakuan khusus/istimewa kepada para koruptor, sejak dalam proses penyidikan, penuntutan, sampai dengan putusan pengadilan umum. Bahkan sampai dengan eksekusi putusan pengadilan, di lembaga pemasyarakatan, juga sangat,...sangat lebih dari cukup untuk mendeskripsikan dan menyimpulkan pemberitaan tersebut.

 

Akan semakin tuntas untuk mengakhiri debat soal kebenaran pemberitaan tersebut, jika melihat jurang kesenjangan yang semakin lebar  dan dalam, antara rakyat miskin dan orang-orang kaya. Nasi aking, sisa makanan di tong sampah, gubug reot, dan menu mewah di restoran serta rumah mewah, adalah fragmen dari realita pembagian hasil pembangunan yang tidak adil dan menyeleweng jauh dari  nilai-nilai demokratis dan amanah rakyat.

 

Gaya hidup mewah, yang mustahil dibiayai pendapatan resmi dari negara, sebagaimana ditampilkan sebagian besar penyelenggara negara, pada fungsi eksekutif, yudikatif, dan legislatif, baik  pimpinan maupun para pegawai, semakin membuktikan maraknya korupsi di luar kendali, yang mengakibatkan terampasnya hak seluruh rakyat Indonesia. Ini hanya terjadi dalam  pengelolaan negara, yang sudah menyimpang dari rambu-rambu konstitusi kenegaraan.

 

Di negeri ini, kebenaran adalah milik penguasa. Kebenaran menjadi semu. Telah sirna kebenaran hakiki, keadilan dan moralitas. Amanah rakyat telah dikhianati dengan berbagai dalih, agar nampak sebagai sebuah pengabdian dan integritas. Sekali lagi rakyat yang berhak menilai, melalui penderitaan dan kesengsaraannya,  karena itu semua terkait dengan hak-hak asasi rakyat Indonesia yang telah terampas dan tergadai.

 

Sadarlah para pemimpin, kembalilah ke jalan yang benar. Negeri ini adalah masa depan, bukan milik engkau, hanya titipan untuk pewaris negeri.


Wahai anak-anak Indonesia, pewaris negeri, berjuanglah dengan penuh kesabaran, kebersamaan dan pantang menyerah. Masih tersisa harapan, bahwa negeri ini, adalah untuk engkau. Dan memerlukan para calon pemimpin yang bermoral, berdedikasi,  tidak bertopeng, dan penuh kejujuran dalam mengemban amanah rakyat.

Share this post

Repost 0
Published by Harsudi CH - in ARTIKEL
write a comment

comments

Overview

  • : CAKRAWALA JAGAD RAYA- SOLIDARITAS ANTI KORUPSI
  • CAKRAWALA JAGAD RAYA- SOLIDARITAS ANTI KORUPSI
  • : BLOG SOLIDARITAS ANTI KORUPSI - Ungkapan dan pandangan tentang berbagai permasalahan sosial, ekonomi, kemasyarakatan, lingkungan hidup, praktek penyelenggaraan negara sebagai akibat dari tindak pidana korupsi serta fenomena-fenomena terkait.
  • Contact

Profile

  • Harsudi CH
  • Anak bangsa yang miris melihat kondisi sosial ekonomi di negeri tercinta Indonesia. Tidak bisa berbuat banyak kecuali mengajak sesama anak bangsa untuk mulai sadar dan peduli melawan  korupsi yang semakin menggurita di Bumi Ibu Pertiwi ini.
  • Anak bangsa yang miris melihat kondisi sosial ekonomi di negeri tercinta Indonesia. Tidak bisa berbuat banyak kecuali mengajak sesama anak bangsa untuk mulai sadar dan peduli melawan korupsi yang semakin menggurita di Bumi Ibu Pertiwi ini.

KORUPSI ADALAH NAFAS KEHIDUPAN MAYORITAS PENYELENGGARA NEGARA

addesign-copy-1http://blog-indonesia.com/image/badge_3dyellow.gif

ANNOUNCEMENT

Archives

TRANSLATE

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
by : BTF
HILANG HARAPAN ANAK INDONESIA AKIBAT KORUPSI

.

Clipping - Politik / Korupsi

Categories

SHOLAT TIMES