Overblog Follow this blog
Edit post Administration Create my blog
October 19 2012 6 19 /10 /October /2012 00:01

 

Jumat, 24 Agustus 2012 13:05 WIB

Jakarta (ANTARA News) - Tersangka kasus penerimaan hadiah terkait pengurusan anggaran Kementerian Agama Dendy Prasetya tidak bersedia diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena masih sakit.

"Masih dalam keadaan sakit, tidak ada pemeriksaan," kata Dendy singkat saat keluar dari gedung KPK Jakarta, Jumat sekitar pukul 12.15 WIB.

Dendy datang ke kantor KPK pada pukul 09.30 WIB dengan menggunakan kursi roda, kaki kanannya digips karena mengalami kecelakaan pada 12 Juli yang menyebabkan tulang engselnya patah serta lututnya bergeser.

Kuasa hukum Dendy, Erman Umar yang mendampingi Dendy mengatakan bahwa dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kliennya, Dendy menyatakan tidak bersedia untuk diperiksa.

"Pada pemeriksaan pertama ditanya apakah bersedia diperiksa? Dijawab tidak bersedia karena tidak sehat karena kaki belum sembuh," katanya.

Ia menyatakan bahwa Dendy tidak mau diperiksa dan meminta pemeriksaan ditunda.

"Setelah menyampaikan hal tersebut, KPK menghadirkan dua orang dokter untuk memeriksa, dokter KPK juga menyampaikan dengan kondisi kaki Dendy patah dan digips pasti berdenyut," katanya.

Setelah dokter keluar, menurut dia, penyidik kembali datang dan meminta Dendy untuk melunjurkan (meluruskan kaki ketika duduk) kakinya.

"Dicoba kakinya dilunjurkan ternyata setelah dicoba selama 15 menit saudara Dendy masih sakit, maka kami minta kebijaksanaan KPK untuk menghentikan pemeriksaan," katanya

Ia meminta pemeriksaan ditunda hingga 25 September, tapi KPK belum menentukan sikap.

Ia mengaku bahwa Dendy butuh waktu sekitar tiga bulan untuk sembuh.

Dendy yang merupakan Direktur utama PT Perkasa Jaya Abadi Nusantara bersama dengan ayahnya anggota Komisi VIII dari fraksi Partai Golkar Zulkarnaen Djabbar ditetapkan sebagai tersangka korupsi pengadaan Al Quran dan proyek laboratorium sistem komunikasi di Kementerian Agama.

Rinciannya, anggaran pembangunan laboratorium sistem komunikasi di Madrasah Tsanawiyah (MTs) tahun 2010/2011 adalah sebesar Rp31 miliar dan anggaran pengadaan Al Quran ialah senilai Rp20 miliar tahun 2011/2012 di Direktorat Jenderal Pendidikan Agama Islam (Pendis) Kemenag.

Pada hari ini KPK juga dijadwalkan memeriksa pejabat Kemenag lain yaitu Kabag umum Ditjen Pendidikan Islam Kemenag Undang Sumantri dan Sekretaris Ditjen Pendidikan Islam Kemenag Affandi Mochtar.
(ANT)

Editor: AA Ariwibowo

COPYRIGHT © 2012

Berita Terkait

 

Share this post

Repost 0
Published by Admin - in BERITA KORUPSI
write a comment

comments

Overview

  • : CAKRAWALA JAGAD RAYA- SOLIDARITAS ANTI KORUPSI
  • CAKRAWALA JAGAD RAYA- SOLIDARITAS ANTI KORUPSI
  • : BLOG SOLIDARITAS ANTI KORUPSI - Ungkapan dan pandangan tentang berbagai permasalahan sosial, ekonomi, kemasyarakatan, lingkungan hidup, praktek penyelenggaraan negara sebagai akibat dari tindak pidana korupsi serta fenomena-fenomena terkait.
  • Contact

Profile

  • Harsudi CH
  • Anak bangsa yang miris melihat kondisi sosial ekonomi di negeri tercinta Indonesia. Tidak bisa berbuat banyak kecuali mengajak sesama anak bangsa untuk mulai sadar dan peduli melawan  korupsi yang semakin menggurita di Bumi Ibu Pertiwi ini.
  • Anak bangsa yang miris melihat kondisi sosial ekonomi di negeri tercinta Indonesia. Tidak bisa berbuat banyak kecuali mengajak sesama anak bangsa untuk mulai sadar dan peduli melawan korupsi yang semakin menggurita di Bumi Ibu Pertiwi ini.

KORUPSI ADALAH NAFAS KEHIDUPAN MAYORITAS PENYELENGGARA NEGARA

addesign-copy-1http://blog-indonesia.com/image/badge_3dyellow.gif

ANNOUNCEMENT

Archives

TRANSLATE

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
by : BTF
HILANG HARAPAN ANAK INDONESIA AKIBAT KORUPSI

.

Clipping - Politik / Korupsi

Categories

SHOLAT TIMES