Overblog Follow this blog
Edit post Administration Create my blog
February 20 2010 7 20 /02 /February /2010 23:36
miskin-31-hoMengamati dan memperhatikan jalannya pemerintahan SBY dengan  berbagai kebijakan yang sarat dengan kepentingan kelompok tertentu baik secara ekonomi maupun politik, menjadi sinyal semakin terpuruknya nasib rakyat Indonesia.

Betapa tidak, pemerintahan sekarang ini lebih fokus pada stabilitas politik  dalam dan luar negeri, dan mengejar target pertumbuhan ekonomi,  yang tentu saja mengabaikan  ekonomi kerakyatan. Misalnya pemberlakuan perjanjian perdagangan bebas antara Cina dan Asean (ACFTA), mulai 1 Januari 2010. Konsekuensi logis dari perjanjian itu adalah, masuknya produk dari negara Cina dengan  bea masuk nol persen (0 %),  untuk berbagai jenis produk. Sudah barang tentu dengan harga yang  sangat murah dengan kualitas cukup lumayan. Hal ini, akan berdampak negatif  bagi produsen dalam negeri, yang notabene menyerap jutaan tenaga kerja. Pada saatnya, produk dalam negeri pasti akan kalah bersaing terutama dari sisi harga, sehingga pada akhirnya banyak produsen terutama dengan produk yang bersaing dengan buatan Cina, akan gulung tikar. Kemudian akan membawa dampak lanjutan jutaan tenaga kerja kehilangan pekerjaan, alias menjadi pengangguran. Berarti kemiskinan semakin meningkat.

Belum lagi, kita melihat harga bahan pangan yang semakin melonjak, sehingga makin tidak terjangkau bagi golongan ekonomi lemah. Kenyataan  sekarang ini, rakyat sudah banyak yang tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar mereka untuk sekedar mengisi perut. Apalagi bagi pemenuhan kebutuhan gizi mereka, tentu saja merupakan "kemewahan" dan hanya impian belaka. Sangat mengenaskan.

Dampak berantai dari mahalnya harga kebutuhan pokok, terasa sangat menyesakkan, ketika melihat penderitaan anak - anak yang mengalami kekurangan gizi, bahkan busung lapar. Juga, anak yang terlahir dengan berbagai macam kelainan yang disebabkan oleh kekurangan  gizi yang dialami  sang ibu pada masa mengandung anaknya.

Jika  menengok bidang pelayanan kesehatan masyarakat, kian hari, kecenderungannya makin buruk dan tidak manusiawi. Masyarakat lapisan bawah tidak mampu berobat dan makin terpinggirkan dari jangkauan pelayanan kesehatan yang notabene adalah hak mereka yang harus dan wajib dipenuhi oleh pemerintah/negara. Kenyataan itu sebagai akibat dari  kebijakan pelayanan kesehatan yang kurang tepat dan diperburuk lagi terjadi penyelewengan  implementasi  Jaminan Kesehatan Masyarakat alias korupsi.

Dibidang pendidikan,  tidak jauh berbeda. Kesempatan menikmati bangku sekolah dari pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi juga makin tak terjangkau. Bantuan Operasional Sekolah banyak yang disalahgunakan, karena dijadikan ajang memperkaya atau memenuhi kebutuhan kelompok tertentu dari satuan pendidikan yang bersangkutan. Ditambah lagi, penerapan Badan Hukum Pendidikan, yang membawa dampak makin mahalnya biaya pendidikan khususnya pendidikan tinggi, sehingga tidak semua lapisan masyarakat dapat menikmati duduk di bangku sekolah/kuliah, kecuali golongan ekonomi atas. Timbul pertanyaan, kemana larinya anggaran pendidikan  sebesar  20% dari APBN ?

Masih banyak lagi, kebijakan dari pemerintahan sekarang ini yang tidak berpihak pada kepentingan rakyat. Banyak bantahan dan argumentasi dari pihak pemerintah apabila ada suara rakyat yang mengkritisi kebijakan dan penyelewengan yang terjadi di lapangan, yang intinya pemerintah telah bekerja maksimal untuk kepentingan rakyat. Tetapi, itu semua hanya sebatas wacana, dan retorika, rakyatlah yang lebih berhak menilai, karena merekalah yang langsung merasakan  kebijakan pengelolaan negara yang sudah tidak berpihak kepada rakyat.

Kalau sudah demikian, masih pantaskah pemerintahan SBY dipertahankan meskipun sudah tidak mampu mengemban amanah rakyat? Jawabannya hanya ada pada kebesaran jiwa SBY jika merasa sebagai negarawan,  dan masih tersisa sedikit kejujuran untuk mengakui kekurangan dan ketidakmampuannya memimpin negeri ini. Semoga.



 



Share this post

Repost 0
Published by Harsudi CH - in ARTIKEL
write a comment

comments

Overview

  • : CAKRAWALA JAGAD RAYA- SOLIDARITAS ANTI KORUPSI
  • CAKRAWALA JAGAD RAYA- SOLIDARITAS ANTI KORUPSI
  • : BLOG SOLIDARITAS ANTI KORUPSI - Ungkapan dan pandangan tentang berbagai permasalahan sosial, ekonomi, kemasyarakatan, lingkungan hidup, praktek penyelenggaraan negara sebagai akibat dari tindak pidana korupsi serta fenomena-fenomena terkait.
  • Contact

Profile

  • Harsudi CH
  • Anak bangsa yang miris melihat kondisi sosial ekonomi di negeri tercinta Indonesia. Tidak bisa berbuat banyak kecuali mengajak sesama anak bangsa untuk mulai sadar dan peduli melawan  korupsi yang semakin menggurita di Bumi Ibu Pertiwi ini.
  • Anak bangsa yang miris melihat kondisi sosial ekonomi di negeri tercinta Indonesia. Tidak bisa berbuat banyak kecuali mengajak sesama anak bangsa untuk mulai sadar dan peduli melawan korupsi yang semakin menggurita di Bumi Ibu Pertiwi ini.

KORUPSI ADALAH NAFAS KEHIDUPAN MAYORITAS PENYELENGGARA NEGARA

addesign-copy-1http://blog-indonesia.com/image/badge_3dyellow.gif

ANNOUNCEMENT

Archives

TRANSLATE

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
by : BTF
HILANG HARAPAN ANAK INDONESIA AKIBAT KORUPSI

.

Clipping - Politik / Korupsi

Categories

SHOLAT TIMES