Overblog Follow this blog
Edit post Administration Create my blog
December 30 2013 2 30 /12 /December /2013 00:06

 

 

Luar biasa. Kasus pencucian uang terbesar di Banten justru akhirnya menjadi pertaruhan KPK. KPK dihadapkan pada kenyataan bahwa Dinasti Banten begitu berkuasa. Ratu Atut begitu kuat. Bagaimana pada akhirnya, tampaknya, Ratu Atut justru mampu membekap KPK? Pertaruhan Ratu Atut justru berbalik menjadi tekanan kepada KPK. Bagaimana masalahnya?

 

KPK akan mengalami kesulitan karena korupsi ini berjamaah. Para anggota DPRD Banten pun banyak yang menerima hadiah selama ini dalam berbagai bentuk. Pemberian oleh Tulek Wawan berupa mobil mewah kepada para anggota DPRD Banten pun menjadi indikasi kebersamaan korupsi di Banten yang dimotori oleh Dinasti Ratu Atut. Kasus Alkes di Tangerang Selatan dan di Serang sebagai bukti. KPK tak akan mudah menerobos kekuatan Ratu Atut yang sudah sangat kuat melebihi tuhan.

 

Selain dana bansos - yang mengalir 90% ke keluarga dan kroni Ratu Atut - dan juga kolusi dan nepotisme pengaturan proyek oleh Ratu Atut dan Tulek Wawan senilai per tahun tak kurang dari Rp 1,02 triliun rupiah melalui 175 proyek. Kini, lewat kasus Akil Mochtar - Tulek Wawan, kasus pencucian uang dan KKN di Banten akan ditangani oleh KPK. Mampukah KPK melawan kekuatan Ratu Atut yang di Banten lalat pun tak akan berani menginjak wajah Ratu Atut - apalagi manusia Banten semua telah bertekuk lutut kepada Atut?

 

Tiga serangkai Akil Mochtar, Tulek Wawan - suami Walikota Tangerang Selatan, Ratu Atut Gubernur Banten dan kakak Tulek Wawan terkait gratifikasi, suap, dan pencucian uang. Akil dan Tulek Wawan dipastikan akan dikenai pasal gratifikasi dan pencucian uang. Bagaimana dan akan seperti apa skenario perang antara KPK dan Dinasti Banten ini?

Ini langkah penting KPK agar harta dan aliran dana pencucian uang Akil Mochtar senilai antara Rp 60-150 miliar terungkap. Tautan sumber dana dan uang uang dicuci oleh Akil Mochtar terkait dengan Tulek Wawan. Pun juga Tulek Wawan melakukan pencucian uang dan pengaturan proyek di Banten dengan dana APBD/N dengan bantuan dari kakaknya Ratu Atut. Tentu saja korupsi di Banten ini terkait dengan para kepala SKPD dan anggota DPRD. Buktinya? Mari kita mulai dengan Bansos - sumber keuangan paling gampang.

 

Bansos Banten 2011 dan 2012 mengalir ke sejumlah lembaga dengan total anggaran Rp 51 miliar dan Rp 78 miliar. Dana disalurkan ke 221 lembaga dan organisasi yang sebagian besar terkait dan dipimpin oleh keluarga Ratu Atut. Contoh: suami Ratu Atut menerima miliaran rupiah untuk lembaga yang dipimpinnya. Juga Tulek Wawan pun menerima hibah puluhan miliar dari Ratu Atut.

 

Lebih parah lagi sejumlah 62 lembaga ternyata fiktif - saat ini para anggota keluarga dan yang terlibat tengah menyiapkan dokumen palsu agar segala transaksi menjadi sah. Termasuk di dalamnya mengganti dokumen terkait kepemilikan lembaga atau organisasi. Istilahnya kegiatan bersih-bersih secara massif tengah dilakukan terkait kepemilikan lembaga. KPK harus menelisik lebih dalam lagi terkait ‘dokumen asli tapi palsu’ dengan cara melakukan penyitaan terhadap komputer yang digunakan di sejumlah instansi dan lembaga.

 

Dana hibah tahun 2012 sebesar Rp 221 miliar pun patut dipertanyakan karena tidak jelas penerimanya dan landasan hukumnya juga tak jelas. KPK harus menelisik dan menyelidiki terkait keabsahan dan dasar hukum pemberian barang kepada sekolah swasta dan pemerintah daerah dan siapa yang mengadakan barang kalau bukan keluarga dan dinasti Ratu Atut.

 

Proyek. Untuk proyek terkait dengan infrastruktur, jalan, jembatan, gedung, perawatan rutin, semuanya praktis dikuasai oleh keluarga Ratu Atut dan kroninya. Hal tampak dengan kondisi jalan yang tak beres di seantero Banten. Diduga kontraktor yang berkroni dengan Ratu Atut tidak bekerja maksimal bahkan menyalahi komitmen bestek. Nilainya per tahun aneka proyek ini setara dengan Rp 3-4 triliun.

 

Itu data kasar yang kasat mata dan jelas. KPK harus didorong dan didukung - karena perlawanan Ratu Atut sedemikian massif dan strategis. Ratu Atut melibatkan semua kekuatan di Banten yang menjadi pendukungnya seperti DPRD Banten, pengacara, DPP Golkar, dan para pendukung Ratu Atut lainnya. Mereka merapatkan barisan agar kasus Banten ini terlokalisasi pada Tulek Wawan dan Akil Mochtar - meskipun secara nyata KPK telah menemukan bukti awal adanya aliran dana baik di Akil Mochtar, Tulek Wawan dan Ratu Atut serta kroninya. Mampukah KPK keluar dari jeratan Dinasti Ratu Atut? Ataukah KPK untuk kali pertama menyerah kepada kekuatan Dinasti Koruptor Banten? Pertaruhan KPK terletak pada penanganan Dinasti Banten ini. (Ninoy Karundeng, Wakil Presiden Penyair/KCM)

Share this post

Repost 0
Published by Admin - in BERITA KORUPSI
write a comment

comments

mmghina 04/20/2014 03:00

ternyata prediksi saudara hebat sekali, bahkan lebih hebat dari kpk. ada apa dg KPK

Overview

  • : CAKRAWALA JAGAD RAYA- SOLIDARITAS ANTI KORUPSI
  • CAKRAWALA JAGAD RAYA- SOLIDARITAS ANTI KORUPSI
  • : BLOG SOLIDARITAS ANTI KORUPSI - Ungkapan dan pandangan tentang berbagai permasalahan sosial, ekonomi, kemasyarakatan, lingkungan hidup, praktek penyelenggaraan negara sebagai akibat dari tindak pidana korupsi serta fenomena-fenomena terkait.
  • Contact

Profile

  • Harsudi CH
  • Anak bangsa yang miris melihat kondisi sosial ekonomi di negeri tercinta Indonesia. Tidak bisa berbuat banyak kecuali mengajak sesama anak bangsa untuk mulai sadar dan peduli melawan  korupsi yang semakin menggurita di Bumi Ibu Pertiwi ini.
  • Anak bangsa yang miris melihat kondisi sosial ekonomi di negeri tercinta Indonesia. Tidak bisa berbuat banyak kecuali mengajak sesama anak bangsa untuk mulai sadar dan peduli melawan korupsi yang semakin menggurita di Bumi Ibu Pertiwi ini.

KORUPSI ADALAH NAFAS KEHIDUPAN MAYORITAS PENYELENGGARA NEGARA

addesign-copy-1http://blog-indonesia.com/image/badge_3dyellow.gif

ANNOUNCEMENT

Archives

TRANSLATE

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
by : BTF
HILANG HARAPAN ANAK INDONESIA AKIBAT KORUPSI

.

Clipping - Politik / Korupsi

Categories

SHOLAT TIMES